You are here
Home > Seni Kaligrafi > Amal dan Etika Seni Islam

Amal dan Etika Seni Islam

Belajar Kaligrafi

Belajar Kaligrafi butuh kesabaran. Hilangkan rasa ingin cepat-cepat menguasai materi. Belajar selalu butuh proses yang tidak sebentar. Belajar Kaligrafi adalah investasi berharga dan pembuka rizki “mafatih arrizq” untuk masa depan dan tidak seperti harta yang suatu saat bisa habis. Lebih baik belajar sedikit demi sedikit, menggores huruf perhuruf, mengolah warna-warni dan menorehkannya tetapi rutin, daripada belajar satu buku tapi langsung sekaligus semalaman, hasilnya pasti zonk. Untuk apa mendapatkan Kejuaraan kaligrafi jika hasil dari kecurangan. Meskipun hasilnya jelek dan kalah dalam pelombaan, tapi paling tidak kejujuran sudah ditegakkan.

Kaligrafi, dari bahasa Yunani; καλλι “keindahan” + γραφος “menulis” ) Bahasa Jepang Nihongo 日本語) adalah seni menulis dengan indah dengan pena sebagai hiasan. Tulisan dalam bentuk kaligrafi biasanya tidak untuk dibaca dengan konsentrasi tinggi dalam waktu lama, karena sifatnya yang membuat mata cepat lelah. Karena itulah sangat sulit menemukan contoh kaligrafi sebagai tipografi buku-buku masa kini.

Meskipun kaligrafi dalam tulisan arab lebih dikenal, tetapi banyak pula penerapan aplikasi ke dalam tulisan latin.

Kaligrafi Islam
Di dalam seni rupa Islam, tulisan arab seringkali dibuat kaligrafi. Biasanya isinya disadur ayat-ayat Al-Quran. Bentuknya bermacam-macam, tidak selalu pena di atas kertas, tetapi seringkali juga ditatahkan di atas logam atau kulit.

Kaligrfi Islam Kontemporer
Kaligrafi Islam kontemporer merupakan karya “pemberontakan” atas kaedah-kaedah murni kaligrafi klasik. Perkembangannya sangat pesat menjejali aneka media dalam bentuk-bentuk kategori. Mazhab tersebut berusaha lepas dari kelaziman khat atau kaligrafi murni yang banyak dipegang para khattat di banyak pesantren dan perguruan-perguruan Islam seperti Naskhi, Tsulutsi, Farisi, Diwani, Diwani Jali, Kufi, dan Riq’ah.

Kaligrafi Arab Kayu
Kaligrafi Arab dari Kayu ini diukir di kayu, bisa dari kayu jati, kayu mahoni dan lainnya. Kaligrafi Arab Kayu ini di ukir oleh masyarakat Jepara. isi kaligrafi disadur dari ayat-ayat Al-Quran yang mempunyai khat turki atau yang lainnya. Kaligrafi arab Kayu terbagi menjadi beberapa kategori, kaligrafi Allah Muhammad, Kaligrafi ayat Kursi, Kaligrafi Ayat seribu dinar, kaligrafi asmaul husna, dan kaligrafi surah-surah Al-Quran

 

Artikel lain: Panduan Lengkap Belajar Seni Kaligrafi Arab, Seni Dengan Pesona Spiritual
Panduan Lengkap Belajar Seni Kaligrafi Arab, Seni Dengan Pesona Spiritual
5 Jenis Tulisan Kaligrafi Indah untuk Dekorasi Ruangan
Inilah 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia
Sejarah & Perkembangan Kaligrafi Arab

Save

Leave a Reply

Top
Show Buttons
Hide Buttons